- oleh Temon2_KP2024
- 22 April 2025 06:01:01
- 132 views
Bertempat di Pendopo Kapanewon Temon pada tanggal 17 April 2025, Puskesmas Temon II menyelenggarakan pertemuan lintas sektor yang fokus pada dukungan untuk kaum difabel di wilayah Kapanewon Temon. Kegiatan ini dihadiri oleh Panewu Temon, Dinas Kesehatan, Forkompimkap Temon, beberapa perwakilan dari Kalurahan, Kader, dan juga Kepala Puskesmas Sentolo I. Kegiatan yang dihadiri oleh 50 peserta ini dan merupakan langkah strategis dalam upaya peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat penyandang disabilitas di wilayah Temon.
Lokakarya yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Panewu Temon dan perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo. Kehadiran para pemangku kebijakan ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam mendukung program pelayanan kesehatan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Salah satu sorotan utama dalam lokakarya adalah pemaparan dari narasumber Puskesmas Sentolo 1 yang berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan Posbindu Disabilitas. Puskesmas Sentolo 1 telah berhasil mengimplementasikan program tersebut dengan optimal dan kini menjadi percontohan bagi puskesmas lain di Kabupaten Kulon Progo.
"Kami sangat antusias mempelajari model pelayanan Posbindu Disabilitas yang telah berhasil diterapkan oleh Puskesmas Sentolo 1. Pengalaman mereka sangat berharga sebagai referensi untuk pengembangan layanan serupa di wilayah Temon," ujar Kepala Puskesmas Temon 2.
Posbindu (Pos Pembinaan Terpadu) Disabilitas merupakan kegiatan monitoring dan deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular yang dikhususkan bagi penyandang disabilitas. Program ini menjadi sangat penting mengingat penyandang disabilitas seringkali menghadapi hambatan dalam mengakses layanan kesehatan konvensional.
Dalam lokakarya tersebut, peserta belajar mengenai strategi jitu dalam:
- Pembentukan kader Posbindu Disabilitas
- Teknik pendataan dan pemetaan penyandang disabilitas di wilayah kerja
- Metode pemeriksaan kesehatan yang ramah disabilitas
- Pencatatan dan pelaporan hasil kegiatan
- Mekanisme rujukan bila diperlukan
Panewu Temon dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. "Pemerintah Kapanewon Temon berkomitmen mendukung program Posbindu Disabilitas demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh warga," jelasnya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo juga menegaskan bahwa pengembangan Posbindu Disabilitas sejalan dengan program kabupaten dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan mandiri tanpa meninggalkan siapapun, termasuk penyandang disabilitas.
Dengan terlaksananya lokakarya ini, diharapkan Puskesmas Temon 2 dapat segera mengimplementasikan Posbindu Disabilitas di wilayah kerjanya dengan mengadopsi praktik-praktik baik yang telah diterapkan oleh Puskesmas Sentolo 1.
Lokakarya ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama untuk mengembangkan Posbindu Disabilitas di seluruh desa di wilayah Kapanewon Temon, yang menandai langkah awal yang positif dalam upaya peningkatan kesehatan dan kesejahteraan penyandang disabilitas di Kabupaten Kulon Progo.
- Pratiwi Agustian -




