- oleh Temon2_KP2024
- 28 April 2025 21:28:48
- 230 views
Kebonrejo, 23 April 2025 - Komitmen Puskesmas Temon II dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang inklusif kembali dibuktikan melalui penyelenggaraan Posbindu Disabilitas yang berlangsung di Balai Kalurahan Kebonrejo pada Rabu, 23 April 2025. Kegiatan yang rutin diselenggarakan setiap bulan ini berhasil melayani 28 penyandang disabilitas dari berbagai wilayah sekitar.
## Kolaborasi untuk Kesehatan Inklusif
Pelaksanaan Posbindu Disabilitas kali ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain perwakilan dari Pemerintah Kalurahan Kebonrejo, tenaga kesehatan Puskesmas Temon II, Kelompok Pemerhati dan Pendamping Disabilitas (KPKD) dari 7 desa, serta para kader kesehatan.
Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Puskesmas Temon II menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan penyandang disabilitas. "Kami ingin memastikan bahwa layanan kesehatan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan dalam mobilitas dan fungsi indera," ujarnya.
## Menjembatani Kesenjangan Akses
Program Posbindu Disabilitas ini lahir dari kesadaran akan tantangan yang dihadapi oleh kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas. Keterbatasan mobilitas dan gangguan fungsi indera seringkali menjadi hambatan bagi mereka untuk mendapatkan layanan kesehatan yang optimal.
Melalui program bulanan ini, Puskesmas Temon II bertujuan untuk:
- Mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada penyandang disabilitas
- Memberikan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan
- Melakukan deteksi dini faktor risiko penyakit
- Meningkatkan derajat kesehatan penyandang disabilitas
- Menyediakan forum diskusi untuk membahas permasalahan yang dialami
## Pemberdayaan Kader sebagai Ujung Tombak
Menyadari pentingnya pendekatan khusus dalam melayani penyandang disabilitas, Puskesmas Temon II mengambil inisiatif untuk menyelenggarakan pelatihan kader disabilitas. Program ini dirancang untuk membekali para kader dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mendampingi penyandang disabilitas.
"Kader-kader ini diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan puskesmas di masyarakat," jelas Koordinator Program Disabilitas Puskesmas Temon II. "Mereka tidak hanya membantu dalam memberikan undangan dan mengawal penyandang disabilitas ke lokasi Posbindu, tetapi juga menjadi pendamping yang memahami kebutuhan khusus mereka."
## Peran Penting KPKD
Keberhasilan program Posbindu Disabilitas tidak lepas dari peran aktif Kelompok Pemerhati dan Pendamping Disabilitas (KPKD) yang tersebar di 7 desa wilayah kerja Puskesmas Temon II. KPKD berperan penting dalam:
- Mengidentifikasi penyandang disabilitas di wilayahnya
- Menyampaikan undangan kegiatan Posbindu
- Mengawal penyandang disabilitas untuk hadir dalam kegiatan
- Menjadi penghubung antara penyandang disabilitas dengan petugas kesehatan
## Keberlanjutan Program
Puskesmas Temon II berkomitmen untuk terus menjalankan program Posbindu Disabilitas secara rutin setiap bulan. Ke depannya, puskesmas juga berencana untuk mengembangkan program ini dengan menambah variasi layanan dan meningkatkan kapasitas kader melalui pelatihan berkelanjutan.
"Kami percaya bahwa kesehatan adalah hak setiap warga, tanpa terkecuali. Melalui Posbindu Disabilitas, kami berupaya mewujudkan prinsip tidak ada yang tertinggal dalam mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas," tutup Kepala Puskesmas Temon II.
---
Untuk informasi lebih lanjut tentang jadwal Posbindu Disabilitas, silakan menghubungi Puskesmas Temon II atau KPKD di desa Anda.
- Pratiwi A -



