- oleh Temon2_KP2024
- 23 April 2025 08:31:14
- 1028 views
Konjungtivitis, yang sering disebut sebagai "mata merah" atau "mata pink", adalah peradangan pada selaput bening (konjungtiva) yang melapisi bagian putih mata dan bagian dalam kelopak mata. Kondisi ini umum terjadi dan dapat menyerang semua kalangan usia, mulai dari bayi baru lahir hingga lansia.
Konjungtivitis biasanya ditandai dengan mata yang merah, gatal, terasa berpasir, dan mengeluarkan cairan. Meskipun kondisi ini jarang berbahaya bagi penglihatan, namun dapat sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan mudah menular ke orang lain jika tidak ditangani dengan tepat.
## PENYEBAB KONJUNGTIVITIS
Konjungtivitis dapat disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya:
### 1. Infeksi Virus
- Disebabkan oleh virus seperti adenovirus, virus herpes, dan picornavirus
- Sangat menular dan sering menyebabkan wabah di sekolah atau tempat umum
- Biasanya disertai gejala seperti demam ringan dan sakit tenggorokan
- Mata mengeluarkan cairan bening yang encer
### 2. Infeksi Bakteri
- Disebabkan oleh bakteri seperti Staphylococcus aureus, Streptococcus pneumoniae, dan Haemophilus influenzae
- Mengeluarkan cairan mata yang kental dan berwarna kuning atau hijau
- Biasanya mata terasa lengket terutama saat bangun tidur
- Dapat menyebar melalui kontak langsung dengan cairan mata yang terinfeksi
### 3. Alergi
- Dipicu oleh alergen seperti serbuk sari, debu, bulu hewan, atau kosmetik
- Menyebabkan mata gatal, berair, dan bengkak
- Sering disertai dengan gejala alergi lain seperti bersin dan hidung berair
- Tidak menular ke orang lain
### 4. Iritasi
- Disebabkan oleh paparan terhadap zat kimia, asap, polusi udara, atau benda asing
- Dapat terjadi akibat penggunaan lensa kontak yang terlalu lama
- Gejala biasanya mereda setelah iritasi dihilangkan
- Tidak menular ke orang lain
## GEJALA KONJUNGTIVITIS
Gejala umum konjungtivitis meliputi:
- Mata merah pada bagian putih mata
- Rasa gatal dan tidak nyaman pada mata
- Sensasi seperti ada benda asing di dalam mata
- Mata berair atau mengeluarkan cairan
- Kelopak mata bengkak
- Sensitif terhadap cahaya (fotofobia)
- Penglihatan kabur sementara yang membaik setelah mengedipkan mata
## PENCEGAHAN KONJUNGTIVITIS
Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan:
### Untuk Semua Jenis Konjungtivitis
- Cuci tangan secara teratur dengan sabun dan air mengalir, terutama sebelum menyentuh mata atau wajah
- Hindari mengucek atau menyentuh mata dengan tangan kotor
- Gunakan handuk dan bantal terpisah jika ada anggota keluarga yang terinfeksi
- Ganti sarung bantal secara rutin
- Jangan berbagi kosmetik mata seperti mascara, eyeliner, atau pensil alis
### Untuk Konjungtivitis Alergi
- Identifikasi dan hindari alergen pemicu
- Gunakan AC atau penyaring udara untuk mengurangi alergen di udara
- Bersihkan rumah secara teratur untuk mengurangi debu
- Hindari mengucek mata saat terasa gatal
- Pertimbangkan penggunaan obat antihistamin sesuai petunjuk dokter jika memiliki riwayat alergi musiman
### Untuk Konjungtivitis Karena Iritasi
- Gunakan kacamata pengaman saat bekerja dengan bahan kimia atau di lingkungan berdebu
- Ikuti petunjuk penggunaan dan perawatan lensa kontak dengan benar
- Hindari paparan asap dan polusi berlebih
- Gunakan tetes mata pelumas jika mata sering kering
## PENGOBATAN KONJUNGTIVITIS
Pengobatan konjungtivitis tergantung pada penyebabnya:
### Konjungtivitis Virus
- Biasanya sembuh dengan sendirinya dalam waktu 1-2 minggu
- Kompres dingin dapat meredakan ketidaknyamanan
- Tetes mata buatan (air mata buatan) untuk mengurangi iritasi
- Hindari penggunaan lensa kontak sampai gejala hilang sepenuhnya
- Pastikan untuk tidak menularkan ke orang lain dengan menjaga kebersihan
### Konjungtivitis Bakteri
- Dokter biasanya akan meresepkan tetes mata atau salep antibiotik
- Gunakan obat sesuai petunjuk dan selesaikan seluruh pengobatan meskipun gejala sudah membaik
- Bersihkan kerak atau cairan mata dengan kapas dan air hangat yang bersih
- Kompres hangat untuk meredakan rasa tidak nyaman
### Konjungtivitis Alergi
- Hindari alergen pemicu
- Dokter mungkin meresepkan obat tetes mata antihistamin, vasokonstriktur, atau stabilisator sel mast
- Kompres dingin dapat membantu mengurangi gatal dan bengkak
- Dalam kasus yang lebih parah, obat antihistamin oral atau steroid ringan mungkin diperlukan
### Konjungtivitis Karena Iritasi
- Singkirkan sumber iritasi
- Bilas mata dengan air bersih yang mengalir
- Gunakan tetes mata buatan untuk melembabkan mata
- Kompres dingin untuk meredakan ketidaknyamanan
## KAPAN HARUS KE DOKTER?
Segera konsultasikan ke dokter jika:
- Gejala tidak membaik setelah 24 jam
- Nyeri mata yang parah atau tidak tertahankan
- Masalah penglihatan seperti sensitif terhadap cahaya atau penglihatan kabur yang tidak membaik saat mengedipkan mata
- Sistem kekebalan tubuh melemah karena penyakit atau obat-obatan
- Riwayat infeksi mata herpes
- Konjungtivitis pada bayi baru lahir
- Trauma pada mata atau benda asing di mata
## PENUTUP
Konjungtivitis adalah kondisi yang umum dan biasanya tidak mengancam jiwa atau penglihatan. Namun, pemahaman tentang penyebab, pencegahan, dan pengobatan yang tepat sangat penting untuk mencegah penyebaran dan komplikasi. Jika Anda mengalami gejala konjungtivitis, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan di Puskesmas Temon 2 untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
- drg. Justisia Nafsi Yunita -


